Telp : (0370) 623375

Kakanmenag : Jangan Cuma Casing, Mari Tunjukkan Madrasah Hebat dan Bermartabat

Mataram_Inmas, Madrasah Aliyah Negeri 2 Mataram, kamis (24/06) mendapat kunjungan dari Tim Sosialisasi Perubahan Jabatan Fungsional Umum ke Jabatan Pelaksana. Tim dipimpin langsung oleh Kakanmenag Kota Mataram HM Amin. Kegiatan ssosialisasi diikuti tenaga pendidik dan kependidikan Man 2 Mataram, juga dihadiri oleh Kasubag TU, Kasi Bimas Islam, Kasi Pendidikan Madrasah serta Pokjawas Madrasah Kota Mataram.

Kepala MAN 2 Mataram H Lalu Syauki pada kesempatan ini menyampaikan keluhan tentang masih kosongnya jabatan Kepala Tata Usaha di MAN 2 hingga saat ini karena KTU sebelumnya pensiun. Kekosongan ini menyebabkan terhambatnya proses pencairan anggaran kegiatan di MAN 2 Mataram. Menanggapi hal tersebut Kakanmenag Kota Mataram HM Amin mengatakan bahwa usulan pengisian kekosongan jabatan KTU telah disampaikan ke Kanwil tinggal menunggu tindak lanjut dari Kanwil.

“Semoga cepat direalisasikan,” ujarnya.

Melihat kondisi saat ini dimana madrasah menjadi favorit di masyarakat HM Amin menyampaikan bahwa madrasah harus menunjukkan dirinya sebagai lembaga pendidikan yang hebat dan bermartabat.

“Tunjukkan madrasah hebat dan bermartabat. Jangan hanya casing yang bagus. Tidak hanya bangunan fisik madrasah yang baik akan tetapi madrasah harus melahirkan anak didik yang berprestasi baik dari segi akademik maupun akhlak.” Kakanmenag mengingatkan.

Sebagai Madrasah Aliyah Negeri Model Kakanmenag menghimbau kepala madrasah agar secara rutin melakukan evaluasi diantaranya melakukan evaluasi kegiatan belajar mengajar. Ia juga berpesan agar kepala madrasah melakukan supervisi proses belajar di kelas untuk menemukan kekurangan metode pengajaran masing-masing guru untuk nantinya disempurnakan.

“Wajib hukumnya kepala madrasah masuk ke dalam kelas untuk supervisi. Salah satu tugas wajib yang harus dipantau bagaimana proses yang dilakukan guru di dalam kelas. Di kelas memberikan pemahaman konsep pembentukan karakter dan sebagainya. Sebelum masuk kelas guru harus sudah siap, minimal membawa RPP.” ingatnya.

Kakanmenag juga mengajak semua komponen di madrasah harus betul-betul menjaga kode etik dalam segala hal. Ia mengatakan, proses yang baik berasal dari perencanaan yang baik. Dari proses tersebut maka dilakukan evaluasi dan analisis untuk selanjutnya dilakukan perbaikan-perbaikan.

“Intinya di madrasah adalah proses pendidikan. Kalau proses itu gagal maka gagal lah semuanya.” Kakanmenag melanjutkan.

Terkait persiapan pertemuan tatap muka (PTM) Kakanmenag menyampaikan agar daftar periksa yang sudah disiapkan untuk dikoreksi kembali, mulai dari Thermo gun, hand sanitizer dan lain-lain. Komponen-komponen tersebut disiapkan agar bisa menjangkau nilai minimal 86 prasyarat mengadakan pertemuan tatap muka dengan siswa. Yang tidak kalah penting adalah semua tenaga pendidik dan kependidikan di madrasah sudah mendapatkan vaksinasi covid-19. (utt)

share:

Tinggalkan Komentar Anda