Telp : (0370) 623375

Kakanwil Ajak Guru Berpikir Kreatif dan Inovatif

Mataram_Inmas, Kepala Kantor Wilayah Kemenag NTB H Zaidi mengatakan bahwa generasi emas dimulai dari jenjang pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Hal ini disampaikan di hadapan pejabat eselon IV, Pokjawas, kepala madrasah, KTU dan guru MIN dan MTsN Kota Mataram pada acara SIlaturahmi dan Pembinaan ASN pada MIN dan MTsN di Aula Utama Kantor Kemenag Kota Mataram, Selasa (25/05).

“Bapak ibu adalah madrasah bagi peserta didik. Kalau yang mentransfer ilmu adalah orang-orang baik maka pasti akan melahirkan anak yang cerdas yang memiliki nilai etika, pendidikan dan moral yang baik juga,” tandasnya.

Zaidi juga menyampaikan bahwa Al-Qur’an menggariskan orang berilmu sebagai ulul albab atau cendikia. Dikatakannya bahwa ulul albab/cendikia adalah orang yang selalu ingat kepada tuhannya, yakni selalu berdzikir baik itu saat berbaring, duduk dan berdiri.

“Pemahaman dzikir yang sering kita pahami adalah dzikrun bil lisan padahal bisa dengan hati atu qolbu,” tambahnya.

Berikutnya, Kakanwil mengatakan bahwa ciri ulul albab adalah selalu berpikir bahwa segala sesuatu yang diciptakan Allah SWT pasti ada manfaatnya. Terkait itu Ia mengajak para guru agar terus berpikir kreatif dan inovatif memberikan pengajaran di tengah-tengah kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Kepada para kepala madrasah ia mengingatkan tugas sebabagai manajer disamping tugas-tugas lainnya. Kepala madrasah juga harus paham administrasi untuk meningkatkan kinerja layanan terhadap publik, mampu bersaing di tengah kemajuan global serta berpikir kreatif dan inovatif.

Ciri ulul albab yang terakhir adalah berdoa melihat keagungan dan kebesaran Allah SWT. Dijelaskannya bahwa doa adalah tameng atau senjata bagi orang beriman dan tidak ada kekuatan dalam diri manusia selain doa.

“Saya meminta kepada kita sebagai uswah (contoh) bagi anak-anak kita, mari kepala madrasah bergandengan tangan untuk melahirkan generasi emas di NTB,” pesannya. (utt)

share:

Tinggalkan Komentar Anda

Berita Lainnya