Telp : (0370) 623375

Koordinasi Penghulu & Penyuluh Agama Islam Menyambut Idul Adha

Mataram_Inmas, Menghadapi pelaksanaan Hari Raya Idul Adha tanggal 20 Juli mendatang, Kakanmenag bersama Penghulu/Kepala KUA dan penyuluh agama Islam se Kota Mataram melakukan pertemuan koordinasi terkait langkah-langkah yang akan ditempuh dalam rangka menjami pelaksanaan hari raya Idul Adha berjalan sesuai himbauan pemerintah yakni dengan menjalankan protokol kesehatan. Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat Kemenag Kota Mataram, Rabu (07/07).

Pada kesempatan ini Kakanmenag Kota Mataram HM Amin menyampaikan beberapa hal diantaranya terkait tertib pengisian instrumen sebagai bukti dilaksanakannya tiga Surat Edaran Menteri Agama, yakni Nomor SE. 15 Tahun 2021 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Shalat Hari Raya Idul Adha Dan Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H|2O21 M ; Nomor SE. 16 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Malam Takbiran, Shalat Idul Adha, Dan Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H/2021 M Di Luar Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) DARURAT ; dan Nomor SE. 17 Tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan Di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Shalat Idul Adha, Dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H/2021 M Di Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kakanmenag menyampaikan surat edaran tersebut dimaksudkan sebagai panduan untuk pencegahan, pengendalian, dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 pada semua zona risiko penyebaran Covid- 19 dalam rangka melindungi masyarakat. Selain itu juga untuk mengatur penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Shalat Hari Raya Idul Adha tanggal 1O DzulhUjah 1442 H/2021 M dan pelaksanaan qurban.

Pada kesempatan rapat ini juga disepakati untuk membuat surat edaran lanjutan sesuai hasil rapat Kakanmenag dengan Satgas Covid Kota Mataram tanggal 6 Juli kemarin yang akan disebarluaskan oleh KUA ke masyarakat.

Kakanmenag juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para kepala KUA karena memberikan layanan yang baik kepada masyarakat. Adapun kekurangan-kekurangan yang ada bisa dilakukan perbaikan.

Terkait gratifikasi HM Amin mengingatkan dengan tegas agar menghindari pemberian dalam bentuk apapun diluar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Saya wanti-wanti jangan menerima gratifikasi karena berakibat tidak baik bagi kita secara pribadi dan terutama Lembaga,” tegas Kakanmenag. (utt)

share:

Tinggalkan Komentar Anda

Berita Lainnya