Telp : (0370) 623375

Melaksanakan Tusi Harus Berpedoman Pada 5 Nilai Budaya Kerja

Mataram_Inmas, Roadshow Sosialisasi Perubahan Jabatan Fungsional Umum ke Jabatan Pelaksana hari ke tiga (04/06) dilaksanakan di MIN 1 Mataram. Kegiatan ini dihadiri oleh tenaga pendidik dan kependidikan MIN 1 Mataram. Sebagai pembuka kepala MIN 1 H Maruki menyampaikan beberapa hal terkait kondisi di madrasah yang dipimpinnya. Disampaikannya bahwa jumlah tenaga pendidik berjumlah 26 orang terdiri dari 20 PNS dan 6 non PNS. Bagian tata usaha berjumlah 4 orang dan hanya orang yang berstatus PNS. Sementara itu siswa berjumlah 645 orang.

“Banyaknya jumlah siswa yang di bimbing tidak sebanding dengan lokal yang sangat terbatas, semoga ada perhatian khusus dari Kakanmenag,” demikian H Marzuki.

Terkait permintaan tersebut, Kakanmenag Kota Mataram HM Amin meminta kepada Kepala MIN 1 agar menyelesaikan terlebih dahulu status tanah di sebelah barat gedung yang statusnya masih atas nama perorangan.

Kakanmenag menambahkan sekarang madrasah benar-benar hebat dan bermartabat karena mampu bersaing dengan sekolah umum baik dari prestasi akademis maupun non akademis sehingga banyak yang akhirnya tertarik untuk sekolah di madrasah. HM Amin juga bercerita tentang pengalamannya sebagai kepala madrasah yang pada waktu itu masih sangat susah menarik minat masyarakat agar mau menyekolahkan anaknya di madrasah. Ia menyampaikan berbagai macam inovasi dilakukan mulai dari disiplin, prestasi hingga perubahan anak didik menjadi lebih baik sehingga masyarakat tertarik.

Terkait tugas dan fungsi, HM Amin mengingatkan kepada tenaga pendidik dan ASN agar berpedoman pada 5 nilai budaya kerja Kementerian Agama, yakni integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan. “Laksanakan pelayanan dengan sebaik-baiknya, beri layanan prima. Ketika anak banyak masalah kemudian menjadi anak yang soleh maka itu menjadi lautan amal ibadah bagi bapak ibu guru semua,” ujar HM Amin.

Ia menambahkan agar hubungan komunikasi intern lembaga pendidikan dibangun dengan baik dengan prinsip keterbukaan, kekeluargaan dan kebersamaan yang merupakan modal meraih kesuksesan bagi lembaga pendidikan. (utt)

share:

Tinggalkan Komentar Anda

Berita Lainnya